"Ketika kamu terjebak di suatu tempat dan menemukan rahasia kelam dan hampir merusak segalanya."
Want to Read?
Thank you so much for come. Akan sangat dihargai bila setelah dibaca berikan kritik dan saran, tapi yang membangun ya. Mungkin kita bisa berteman. You Guys Are Amazing Readmore...
Featured 2
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore..
Featured 4
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...
Featured 4
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...
Featured 5
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...
Lighthouse From Naledi
Ini Basicku. Mana Basicmu?
Dulu sekali sejak SMP aku sudah hobi menulis. Bahkan ada beberapa tulisan yang kumasukkan ke fanpage penulis untuk fanfiction, khususnya anime. Apalagi aku punya teman yang hobinya sama, tapi katanya dia tak sehebat aku dalam merangkai kata-kata. Dialah yang selalu menyemangatiku, namanya Salsha. Orangnya sangat cantik dan elegan. Aku bersahabat dengannya beberapa tahun sampai akhirnya kami tidak sekelas lagi.
Dan aku menyukai teman-teman yang saling jatuh cinta. Aku merangkai kata-kata dan menamai tokohku dengan nama mereka. Aku memasukkannya ke facebook dan tidak pernah tahu kalau responnya sebagus itu. Sejak saat itu lagi, aku tak berhenti menulis setiap harinya hanya untuk dibaca oleh mereka.
Aku membaca banyak novel, dan yang paling kusuka adalah Novel Ilana Tan. Penulisa favoritku yang membuat aku selalu meniru pola katanya, yang walaupun terkesan sangat monoton, seperti aku, dan kau. Ini juga kutuangkan dalam tulisanku yang berjudul 'Silent Love'.
Nah, aku terlarut dalam unsur seperti itu hingga aku memutuskan terjun ke dunia Wattpad dan menulis untuk Genre : Teenfic, Fiction, Romance. Aku berusaha mengikuti beberapa lomba Cerpen yang terus kugeluti. Walaupun hanya beberapa saja yang menang.
Aku mencoba jalanku yang lain seperti menulis Puisi. Dan anehnya, setiap puisi yang kukirimkan selalu diterima kontributor buku yang membuat aku menyadari bahwa basicku dalam merangkai kata-kata seharusnya sudah lama dituangkan dalam puisi. Lagi dan lagi, aku mencoba mengikuti lomba yang diberikan oleh teman-temanku.
Salah satu lombanya adalah artikel. Aku tidak berpengalaman sama sekali dalam membuat artikel, bisa dibilang masih awam. Namun sangat mengejutkan ternyata artikel yang kukirimkan menang dan hadiahnya berupa diterbitkannya bukuku.
Sayangnya, kejadian itu merenggut kebahagiaanku. Laptopku terendam banjir beserta semua tulisanku lenyap karna hardisknya tidak dapat dibaca. Laptopku yang semula utuh menjadi berkarat. Aku sangat terpuruk dalam kondisi seperti itu. Butuh waktu beberapa lama untukku kembali bangkit.
Sampai akhirnya aku menemuka ODOP. Yang menyuruhku untuk menulis setiap hari. Aku pergi ke warnet untuk mengedit tulisan, lalu menulis kembali di handphoneku, semuanya kulakukan agar bisa mengirim tulisan setiap harinya. Dan aku sangat menikmati itu, aku sangat berterima kasih kepada komunitas ODOP yang membuatku menemukan kebahagiaanku, dengan menulis Cerpen, Puisi, Artikel, untuk melalui setiap tantang ODOP.
Walaupun aku suka menulis cerpen romance, tapi aku juga suka mencoba untuk menulis genre scifi, horror, sesuai tema yang ditentukan. Dan beberapa tulisanku seperti 'Malaikat Tanpa Sayap' adalah karya essay yang pernah kukirim namun gagal entah kenapa. Tulisanku "Secercah Harapan Baru" dan "Seindah Kunang-Kunang" juga merupakan karya yang ditolak.
Untungnya teman-teman komunitas selalu memberi respon positif untuk karya yang aku buat. Aku sangat berterima kasih sekali. Semoga akan tetap bertahan dengan memberi tulisan-tulisan yang akan aku fokuskan untuk ke depannya. Terima Kasih :)
***
#TantanganPekan2RWCOdop
Seindah Kunang-Kunang [Chapter 3]
“Ambo balum fasih bana, tapi ambo raso, ambo bisa lancar, dangakan yo4, untuk kalian, aku meminta maaf karena selama ini aku menjauh, seolah tak butuh kalian, padahal aku sangat menginginkan teman di sisiku, maafkan juga karena keegoisanku, aku jadi dianggap aneh, aku bukan tidak mau ke gereja bersama kalian, hanya saja, sekarang aku jadi mualaf, dan aku hanya perlu mengatakannya tanpa harus menjauhi. Aku benar-benar kehilangan jati diriku saat itu, tapi sekarang, aku bersyukur punya kalian, aku tahu kebahagiaan terbesar saat kau bisa bercengkrama dengan orang-orang yang tidak sesuku denganmu, dengan begitu kita bisa saling maju untuk ke depannya.”
***
Wait for the last chapter...
#RWCOdopBatch7
#OneDayOnePost
Seindah Kunang-Kunang [Chapter 2]
Seindah Kunang-Kunang [Series]
Pola Pikir Diri Sendiri Mencerminkan Perdamaian yang Paripurna
Kesadaran akan kehendak dalam mencapai perdamaian semakin sulit ditemukan dari tiap warga negara Indonesia. Pentingnya kedamaian dibuktikan dalam pidato yang disampaikan di hadapan majelis Sidang Umum PBB ke-73 di New York, Jusuf Kalla selaku Wakil Presiden Republik Indonesia mengatakan tentang pentingnya menilik kembali kekuatan sebagai pemimpin negara. Bahwa sering kali pemimpin terlena hingga lupa bahwa kekuatan besar yang dimiliki harusnya dapat menjadi tumpuan untuk masyarakat adil, damai, dan sejahtera.
Damai adalah suatu kata sakral yang banyak orang ingin mencapainya namun sulit melakukannya. Hal ini dipicu karena dendam atau tidak setimpalnya kasus-kasus yang terjadi sehingga orang sangat sulit untuk berdamai. Padahal, pada pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tepatnya di Alinea Keempat, sudah diberitahukan agar rakyat Indonesia ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Bahwa perdamaian menjadi tujuan utama dari kemanusiaan. Hampir tidak ada orang yang bisa menentang perdamaian, apalagi demi mewujudkan perdamaian dunia. Tanpa adanya kedamaian, sebuah negara akan terpecah belah dan banyak kericuhan serta kekerasan yang kemudian memicu konflik antar suku, daerah, dan akhirnya bersifat tidak peduli terhadap sekitar. Seperti kasus Palestina dan Israel yang tak henti-hentinya menjadi perbincangan karena selalu diwarnai kekerasan dan akhirnya saling benci tanpa pernah memikirkan untuk berdamai. Kekerasan dan kejahatan bisa terjadi di mana pun dan dengan konflik yang bermacam-macam pula. Di Indonesia, kekerasan yang marak terjadi adalah kekerasan pada anak. Pada tahun 2017 tidak lebih dari 116 kasus kekerasan terhadap anak yang ditangani oleh KPAI. Dalam data tersebut, pelakunya adalah orang-orang terdekat seperti ayah tiri, ayah kandung, keluarga dekat, dan temannya. Padahal anak seharusnya merupakan bagian dari keluarga yang dibesarkan dengan kasih sayang hingga maut memisahkan, bukan membunuh atau menyiksa anak dengan semena-mena. Jika dalam keluarga saja tidak ada keharmonisan dan kedamaian, lalu apalagi yang diharapkan seorang anak dari kedua orangtuanya. Perilaku orangtua jugalah yang akan mempengaruhi anak. Setelah konflik berlangsung, tentu banyak individu yang menginginkan perdamaian pula, dan banyak cara untuk mengatasinya. Seperti Barapen atau bakar batu, menjadi ritual khusus bagi masyarakat di pegunungan tengah Papua tepatnya di Kabupaten Jayawijaya, untuk penyelesaian konflik yang terjadi di tengah masyarakat. Sebelum dilakukan barapen, biasanya kedua kubu yang bertikai melakukan pemanahan terhadap seekor babi yang telah disepakati bersama. Jika hewan tersebut langsung mati, maka acara perdamaian itu kemungkinan besar akan sukses, namun jika tak langsung mati berarti masih ada dendam di antara dua kubu sehingga acara perdamaian tidak bisa dilakukan. Dan masih banyak cara untuk melakukan perdamaian. Solusi-solusi yang dicanangkan pemerintah setempat pun sudah menjadi wacana sehari-hari. Namun ada juga yang akhirnya dilakukan, seperti Konser Indonesia Damai yang diadakan di Yogyakata pada Juni 2018 yang dihadiri oleh negarawan Ahmad Syafii Maarif, Gubernur DIY sekaligus dan tokoh-tokoh terkenal lainnya menghimbau agar rakyat Indonesia dapat bersatu sehingga bisa membangun negara yang sangat besar bernama NKRI sehingga terwujudnya perdamaian dunia. Hal inilah yang harus menjadi tolak ukur setiap masyarakat, tidak hanya melakukan konser kesenangan seperti berjoget ria, melainkan juga perubahan pola kesadaran agar bisa diamalkan setiap hari. Jika pemerintah terlalu lalai dan tidak berpikir secara cerdas betapa pentingnya perdamaian, maka negara itu akan hancur dengan sendirinya. Walaupun terdapat perbedaan dalam setiap akar masalah, cobalah berpikir dengan jernih dan ubahlah mindset lawan bicara dengan pemikiran kita sendiri. Karena semua itu dimulai dari diri sendiri. Kejahatan dan kekerasan bisa saja terjadi dan semuanya dapat dibersihkan tapi ada bekasnya, namun akan berbeda ketika kejahatan dan kekerasan itu dapat dicegah melalui himbauan-himbauan positif dari pemerintah dan bagaimana kita menyikapi setiap persoalan dengan lapang dada. Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika, bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan masyarakat yang harusnya luar biasa untuk masa depan yang lebih cerah. Pemuda-pemudi yang cerdas akan terus bergerak demi mencapai tujuan kemanusiaan yakni perdamaian, bercermin pada diri sendiri, tinggalkan keangkuhan, dan mulailah lakukan hal bermanfaat untuk Indonesia, yakni kedamaian yang paripurna.
***
#RWCOdopBatch7
#OneDayOnePost
Merdekakan Fintech Keuangan Bersama Cermati
"Di era modern ini, perkembangan Fintech tidak lagi terelakkan. Munculnya banyak perusahaan startup berbasis Fintech beberapa tahun ini cukup membutktikan bahwa keberadaannya memang dibutuhkan."
- Cermati dapat membantu masyarakat Indonesia dapat lebih memahami produk-produk finansial yang tersedia bagi mereka. Karena jarangnya ditemukan informasi produk finansial dan sulit dimengerti bagi orang awam.
- Cermati juga membantu masyarakat Indonesia dalam mendapatkan produk finansial yang ideal dengan mencermati semua layanan yang ditawarkan oleh lembaga keuangan.
![]() |
| Tampilan awal Cermati |
- Prosesnya memang cepat, dan bahkan sebelum 3 hari, akunku sudah diverifikasi.
- Status aplikasinya memang sudah sangat terjamin, bisa dicek cuitan nasabah tentang cermati, sangat terpercaya.
- Keamanannya terjamin karena ada beberapa step yang diulang demi membuat nasabah nyaman dengan cermati
- Produk yang tepat sudah sangat banyak di cermati. Kamu hanya tinggal memilih mana yang mau kamu gunakan. And it 's all free.
![]() |
| Tampilan Cermati hingga ke Jenius |
- Kamu hanya perlu mengklik tabungan atau simpanan pada web cermati pada menu tampilan dan aku memilih Jenius Dream Saver karena memang tabungan awalnya juga murah.
- Cermati akan otomatis mengalihkan kamu ke Jenius, dan klik lanjut
- Mudah jual dan beli adalah misi dari Jenius, sehingga akan sangat berguna buat tabungan kamu. Klik lanjut
- Tabungan di m-Card kamu sudah otomatis ada pilihan mata uang asingnya.
- Kamu tinggal mengisi data-data yang diminta
- Akun jenius kamu sudah dibuat.
![]() |
| Tampilan akun selesai dan apply diterima |
- Kartu Kredit
- KTA
- Kredit Multiguna
- Kredit Motor
- Tabungan
- Tabungan berjangka
- Deposito syariah
- Asuransi Mobil
- Asuransi Kesehatan
- BPJS ketenaga kerjaan
- Dll (bisa dilihat pada gambar atau ke websitenya langsung)
![]() |














