Want to Read?
Thank you so much for come. Akan sangat dihargai bila setelah dibaca berikan kritik dan saran, tapi yang membangun ya. Mungkin kita bisa berteman. You Guys Are Amazing Readmore...
Featured 2
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore..
Featured 4
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...
Featured 4
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...
Featured 5
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...
Makna Cinta Idul Adha
#DAY 4 KERJA PRAKTER
My Favorite Writer
SEBUAH MOMEN DAN RENUNGAN
WAKTU DAN KESEMPATAN
Selama pandemic COVID 19, banyak mahasiswa, pelajar yang disarankan untuk kuliah online. Bahkan sistem pembelajaran online itu sudah merebak hampir seluruh Indonesia. Kenapa hampir? Karena masih banyak saya lihat siswa SMA yang masih masuk sekolah dan bertatap muka di kota saya.
MY LOVELY BOY
“Woy!, ngelamun aja lo!” sebuah tepukan di bahuku sukses membuatku kaget dan menoleh pada sekumpulan teman-teman menyebalkan ku.
“Ngelamunin sapa si lo? Pacar? Ciyeee yang lagi jatuh cinta” kali ini cindy yang menggodaku. Astaga, aku lupa bahwa aku sedang di sekolah, tepatnya diruangan X MIA 3, ruangan yang tiada hari tanpa ribut dan konyol, terkadang aku malas berada disini. Ini sudah 2 minggu lamanya sejak MOS berlangsung. Dan aku masih belum hafal nama teman-teman sebayaku disini. Huh…
“Apaan sih, pacar aja gapunya” kataku sebal, aku tau mereka menyindirku, Ruth , Cindy dan Yora selalu menyindirku yang tidak punya pacar , padahal pacar kan gapenting juga.
Hening seketika, aku tau apa penyebab keheningan ini , Itu karna….. “Woy, guru datang” dan semuanya pun diam dan duduk ditempat masing-masing. Jhon yang menjabat menjadi ketua kelas akhirnya menyuruh kami berdiri dan memberi salam kepada Ibu Zulfayeni, guru yang masuk sekarang.
“Karna buku belum dibagikan , jadi kita membahas soal yang saya berikan” Itulah kata terakhir ibu zulfa sampai bel berbunyi.
KRING KRING!! , bel SMA negeri 1 itu berbunyi , semua murid berhamburan keluar , tak terkecuali aku, aku bahkan ingin tidur pada les terakhir yang dibawakan oleh Ibu Sitorus, guru kimia yang ergghh menyebalkan dan killer abis .
Baru beberapa menit aku melangkahkan kaki, sebuah tangan menarik tas ku sehingga mau tidak mau aku harus berhenti. Aku berbalik dan melihat seorang cowok yang kurasa sekelasku.
“Maaf aku mengganggumu , tapi , aku menemukan ini jatuh dari tasmu” katanya sambil memberikan sebuah pulpen yang sangat familiar dimataku , dan kurasa itu memang pulpenku. Aku menerimanya sambil tersenyum dan berterima kasih padanya. Dia hanya mengangguk sambil pergi meninggalkanku yang masih terpaku. Gerakannya seperti kilat , memandang mataku dengan lekat. Siapa dia? Aku tau caranya… Aku buru-buru masuk kedalam kelas, dan melihat denah kelas yang terpampang rapi dimejaa guru. Dan kulihat namanya.. Rafael Simarmata….
